Jatuh Tempo PBB-P2, Bapenda Jombang Catat Realisasi Tembus 95 Persen
BAPENDA - JOMBANG, Dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama seluruh Camat se-Kabupaten Jombang pada, Jumat (31/7/2026).
Rapat strategis ini digelar bertepatan dengan hari terakhir jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.si ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja masing-masing wilayah, sekaligus merumuskan langkah taktis guna menuntaskan sisa target pajak yang belum terkumpul.
Dalam arahannya, Udin menegaskan bahwa peran Camat dan jajaran perangkat desa sangat vital sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat wajib pajak.
"Alhamdulillah, melalui rapat monitoring dan evaluasi bersama seluruh Camat pada hari ini, kita bisa memetakan wilayah mana saja yang realisasinya sudah maksimal dan mana yang masih perlu dorongan. Koordinasi ini sangat penting karena ujung tombak dari optimalisasi pajak ini ada di wilayah kecamatan dan desa," ungkap Sholahuddin di sela-sela rapat.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat tersebut, hingga tanggal 31 Juli 2026, tercatat sebanyak 709.768 wajib pajak telah menunaikan kewajibannya, membawa Jombang menyentuh angka realisasi sebesar 95 persen.
Sholahuddin memberikan apresiasi khusus kepada para Camat yang wilayahnya mencatatkan kepatuhan pajak tertinggi. Di sisi lain, bagi wilayah yang masih memiliki tunggakan, Bapenda Kabupaten Jombang meminta para Camat untuk melakukan pendekatan persuasif kepada warganya.
"Bagi wajib pajak yang belum, monggo segera dibantu dan didorong agar segera melakukan kewajibannya. Kami berharap sinergi antara Bapenda dan pemerintah kecamatan ini terus diperkuat," tambahnya.
Melalui rapat Monev ini, Bapenda Kabupaten Jombang berharap seluruh elemen pemerintahan daerah dapat terus bergerak searah. Dengan kerja sama yang solid, target penerimaan pajak 100 persen diyakini bukan hal yang mustahil untuk dicapai dalam waktu dekat.
"Sesuai semangat kita bersama: Jombang Patas, Pajak Tuntas, Pembangunan Meluas," pungkas Sholahuddin menutup rapat koordinasi tersebut.