
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat komitmennya dalam melakukan transformasi digital di sektor keuangan daerah. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si., dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (01/12/2025).
Acara bertajuk “Sinergi Penguatan Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Optimalisasi Belanja dan Peningkatan Layanan Publik” ini merupakan tindak lanjut dari amanat Kepmenko Perekonomian Nomor 402 Tahun 2025 serta arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait percepatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui digitalisasi.
Dalam sambutannya, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Ferry Irawan, selaku Ketua Pelaksana Satgas P2DD, menekankan bahwa infrastruktur IT perbankan harus menjadi motor penggerak pelayanan masyarakat.
“Elektronifikasi, terutama di sektor infrastruktur IT perbankan, menjadi peluang besar bagi peningkatan pelayanan masyarakat,” ungkap Ferry Irawan.
Hingga Semester-I 2025, tercatat sebanyak 501 Pemerintah Daerah atau sekitar 91,8% telah memiliki ekosistem digital yang memadai. Dukungan ini mencakup regulasi, kesiapan sistem, hingga peran aktif Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Rakorpusda kali ini mengelaborasi sejumlah poin penting, di antaranya:
Peningkatan Local Tax Ratio: Melalui optimalisasi pendapatan daerah dengan perbaikan basis data dan literasi, tanpa menambah beban masyarakat.
Penguatan SIPD & ETPD: Percepatan realisasi belanja APBD melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan pengarusutamaan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETPD).
Sinergi Basis Data: Pengkinian data pajak secara terintegrasi, khususnya pada sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Agenda ini juga menjadi ajang pengumuman Championship TP2DD 2025. Penghargaan diberikan kepada daerah dengan program unggulan terbaik, mulai dari layanan sinyal, pajak kendaraan, hingga BPD pendukung digitalisasi terbaik. Prestasi dalam ajang ini menjadi sangat strategis karena pemenang akan direkomendasikan untuk mendapatkan tambahan Insentif Fiskal pada tahun anggaran 2026 mendatang.
Kehadiran Sekda Agus Purnomo dalam forum ini menunjukkan keseriusan Kabupaten Jombang untuk terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat. Hal ini diharapkan dapat mendorong kemandirian fiskal Jombang melalui penyediaan kanal digital yang aman dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Eksekutif Departemen Regional Bank Indonesia, jajaran kementerian/lembaga anggota Satgas P2DD, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Created at: 2025-12-02