Pajak Air Tanah (PAT) adalah pajak atas pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah. Air Tanah adalah air yang terdapat di dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah.
Pengelolaan Pajak Air Tanah bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan ekosistem akibat pengambilan air tanah yang berlebihan oleh badan usaha atau individu tertentu.
Simak cuplikan video edukasi di samping, lalu pelajari rincian lengkap mengenai dasar hukum, subjek, objek, tarif, dan tabel rumusnya pada menu di bawah ini.
Pemungutan dan pengelolaan Pajak Air Tanah (PAT) di Kabupaten Jombang dilandasi oleh peraturan daerah dan peraturan bupati guna menjamin kepastian hukum, di antaranya:
Subjek Pajak: Merupakan orang pribadi atau Badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan Air Tanah.
Wajib Pajak: Merupakan orang pribadi atau Badan yang melakukan pengambilan dan/atau pemanfaatan Air Tanah.
Tarif Pajak Air Tanah (PAT) ditetapkan sebesar 20% (dua puluh persen).
Besaran pokok PAT yang terutang dihitung dengan cara mengalikan Dasar Pengenaan (NPA) dengan Tarif Pajak (20%).
NPA = Volume Pengambilan x HDA (Harga Dasar Air)
Keterangan:
PAT : Pajak Air Tanah
NPA : Nilai Perolehan Air Tanah
HDA : Harga Dasar Air
Pedoman pelaksanaan pemungutan PAT di Kabupaten Jombang menggunakan Harga Dasar Air progresif per m³ berikut:
| Volume Pengambilan Air |
Kelompok 1 |
Kelompok 2 |
Kelompok 3 |
Kelompok 4 |
Kelompok 5 |
PDAM |
|---|---|---|---|---|---|---|
| s/d 50m³ | 4.410 | 2.950 | 2.475 | 1.275 | 950 | 150 |
| 51 s/d 500m³ | 4.970 | 3.300 | 2.700 | 1.350 | 960 | 155 |
| 501 s/d 1000m³ | 5.880 | 3.775 | 3.015 | 1.450 | 1.000 | 160 |
| 1001 s/d 2500m³ | 7.210 | 4.525 | 3.510 | 1.625 | 1.040 | 165 |
| Di atas 2500m³ | 9.240 | 5.650 | 4.230 | 1.850 | 1.100 | 170 |
*Perhitungan dilakukan secara progresif berdasarkan Golongan volume pemakaian air.
Sebuah badan usaha (PT Rongan Jombang) masuk dalam kategori peruntukan Kelompok 5 dengan total volume pemakaian air tanah sebesar 229 m³ pada bulan tagihan tertentu. Maka perhitungan beban pajaknya akan dilakukan secara berjenjang (progresif) seperti tabel di bawah ini:
| Golongan Volume | Pemakaian (m³) | HDA Kelompok 5 | Tarif Pajak | Nilai Pajak (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| s/d 50 m³ | 50 | Rp 950 | 20% | Rp 9.500 |
| 51 s/d 500 m³ | 179 | Rp 960 | 20% | Rp 34.368 |
| 501 s/d 1000 m³ | 0 | Rp 1.000 | 20% | Rp 0 |
| 1001 s/d 2500 m³ | 0 | Rp 1.040 | 20% | Rp 0 |
| Di atas 2500 m³ | 0 | Rp 1.100 | 20% | Rp 0 |
| Jumlah Ketetapan Pokok Pajak | Rp 43.868 | |||
Saat terutangnya PAT dihitung sejak pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah.
Wilayah Pemungutan PAT yang terutang merupakan wilayah Kabupaten Jombang tempat pengambilan dan/atau pemanfaatan Air Tanah tersebut terjadi.