Dekatkan Layanan Lewat "Mampir RW", Bayar PBB di Desa Banjardowo Kini Lebih Cepat Tanpa Antre Lewat QRIS
JOMBANG, BAPENDA — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang kembali menggelar program jemput bola layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bertajuk "Mampir RW". Kali ini, posko pelayanan hadir menyapa warga di Dusun Gedang Keret, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, pada Rabu (15/7/2026).
Program ini secara konsisten bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga di wilayah yang jauh dari kantor Bapenda Jombang maupun fasilitas pembayaran resmi. Selain mendekatkan layanan secara fisik ke tingkat dusun. Bapenda juga menghadirkan inovasi pembayaran non-tunai melalui QRIS. Tidak sekadar menyediakan mesin pemindai, tim Bapenda di lapangan juga secara aktif memberikan edukasi dan mendampingi warga, terutama para bapak bapak dan ibu-ibu, tentang cara melakukan pembayaran digital secara mandiri menggunakan smartphone.
Antusiasme yang tinggi terlihat dari warga setempat yang datang untuk memanfaatkan layanan ini. Siti, salah satu warga perempuan di Dusun Gedang Keret, merasa sangat terbantu dengan kepraktisan metode pembayaran yang disediakan di posko tersebut.
"Kesannya pembayarannya jadi lebih dekat. Pakai QRIS juga lebih gampang dan cepat. Kalau bisa tiap tahun diadakan seperti ini terus, biar kami tidak usah jauh-jauh bayarnya," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Budi, warga lainnya yang turut membayar PBB di posko tersebut, juga memuji kelancaran dan kualitas pelayanan dari tim Bapenda.
"Pelayanannya itu bagus sekali. Kalau bayar pakai HP juga bagus dan lancar, tidak ada antrean sama sekali karena melalui QRIS. Harapannya ke depan, nanti kalau ada program seperti ini lagi di dusun kami, kami sangat senang," ujar Budi.
Melalui keberlanjutan program "Mampir RW" ini, Bapenda Jombang berharap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB dapat tercapai maksimal. Di samping itu, program ini diharapkan terus mampu mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan dan pentingnya taat membayar pajak demi pembangunan daerah.