Rapat Monev PBB P-2 2026 Bapenda Jombang Perkuat Koordinasi dengan Kecamatan
JOMBANG- Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jombang menggelar rapat koordinasi monitoring dan evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 Tahun 2026 bersama para camat se-Kabupaten Jombang. Pada Kamis, (21/05/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya percepatan capaian penerimaan PBB-P2 di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.
Kepala Badan
Pendapatan Daerah Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, S.STP., M.Si. menyampaikan
bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres
pembayaran PBB-P2 di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.
“Alhamdulillah
pada kesempatan kali ini kita mengadakan rapat koordinasi dengan bapak ibu
camat se-Kabupaten Jombang. Intinya kita melakukan evaluasi terkait pembayaran
PBB-P2 yang ada di Kabupaten Jombang, khususnya di desa-desa,” ujar Sholahudin.
Menurutnya,
percepatan pembayaran PBB-P2 menjadi hal penting karena proses penganggaran
daerah tidak hanya berkaitan dengan belanja, tetapi juga sangat bergantung pada
pendapatan. Apabila pendapatan daerah tidak tercapai secara optimal, maka dapat
memengaruhi keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah.
“Harapannya
melalui bapak ibu camat yang kita kumpulkan ini, pendapatan daerah bisa segera
kita dapatkan. Karena proses penganggaran bukan hanya belanja saja, tetapi di
sisi lain juga ada pendapatan. Kalau pendapatannya berkurang, otomatis akan ada
ketimpangan,” jelasnya.
Dalam rapat
tersebut, Bapenda Jombang juga menampung berbagai masukan dan keluhan dari
kecamatan terkait upaya mempercepat pembayaran PBB-P2. Salah satu langkah yang
terus didorong adalah pemanfaatan kanal pembayaran online yang telah disiapkan
pemerintah daerah.
Sholahudin
menjelaskan, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran PBB-P2 secara lebih
mudah, termasuk melalui QRIS yang tersedia pada barcode di SPPT. Selain itu,
Bapenda Jombang juga terus memperluas kanal pembayaran melalui kerja sama
dengan sejumlah bank.
“Barcode di SPPT
itu bisa digunakan untuk pembayaran melalui QRIS. Kita juga memperlebar
kanal-kanal pembayaran melalui bank-bank yang lain. Besar harapan kami
pembayaran bisa dipercepat melalui kanal-kanal yang sudah kita siapkan,”
terangnya.
Melalui rapat
koordinasi tersebut, Bapenda Jombang berharap seluruh desa dapat segera
melunasi pembayaran PBB-P2. Sholahudin menargetkan pada bulan Juni mendatang
seluruh desa di Kabupaten Jombang dapat menyelesaikan pelunasan PBB-P2,
sehingga dapat mendukung pembiayaan program dan kegiatan pembangunan daerah.
“Besar harapan
kami pada bulan Juni yang akan datang semua desa bisa melunasi pembayaran
PBB-P2 ini, sehingga nanti bisa mendukung belanja program dan kegiatan yang ada
di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.
Dengan optimalnya pembayaran PBB-P2, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pembangunan daerah dapat terus berjalan lancar dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat